Home » » Penyebab Kanker Paru Paru

Penyebab Kanker Paru Paru

Kanker berkembang mengikuti kerusakan genetika pada DNA. Kerusakan genetika ini mempengaruhi fungsi normal sel, termasuk proliferasi sel, pemrograman kematian sel (apoptosis) dan perbaikan DNA. Ketika lebih banyak kerusakan terakumulas, risiko terhadap kanker makin bertambah.
Penyebab Kanker Paru Paru

Berikut Beberapa Penyebab Kanker Paru Paru

Merokok
Merokok, khususnya sigaret, secara umum merupakan penyumbang utama kanker paru paru. Rokok sigaret mengandung lebi dari 60 jenis karsinogen, termasuk di antaranya radioisotop dari peluruh sekuens radon, nitrosamin, dan benzopiren. Selain itu, nikotin menekan respons imun terhadap pertumbuhan kanker pada jaringan yang terpapar. Di seluruh negara maju, 90% dari kematian karena kanker paru pada laki-laki selama tahun 2000 disebabkan oleh merokok (70% untuk perempuan). Merokok bertanggung jawab terhadap 90-90% kasus kanker paru paru.

Merokok pasif-proses inhalasi asap dari perokok lain-merupakan penyebab kanker paru paru pada bukan perokok. Perokok pasif dapat digolongkan sebagai seseorang yang hidup atau bekerja bersama perokok. Penelitian dari AS, Eropa, Inggris, dan Australia telah secara konsisten menunjukan adanya peningkatan risiko yang signifikan di antara mereka yang terpapar asap rokok pasif. Mereka yang hidup dengan perokok memiliki risiko yang lebih tinggi sebesar 20-30% sedangkan mereka yang bekerja pada lingkungan perokok mempunyai risiko 16-19% lebih tinggi. Penelitian asap aliran sisi menunjukan bahwa hal ini lebih berbahya dari merokok langsung. Merokok pasif menyebabkan 3,400 kematian karena kanker paru paru setiap tahun di AS.

Gas Radon
Radon adalah gas yang tidak berwarna dan tidak berbau dihasilkan dari penguraian radioaktif radium, yang merupakan produk dari peluruhan uranium, yang ditemukan di lapisan kerak bumi. Produk peluruhan radiasi meng ion kan materi genetika, sehingga menyebabkan mutasi yang kadang menjadi bersifat kanker. Radon merupakan penyebab kanker paru paling banyak kedua di AS, setelah rokok. Risikonya meningkat hinggga 8–16% untuk setiap peningkatan konsentrasi radon sebesar 100 Bq/m³. Tingkat gas radon bervariasi tergantung pada lokasi dan komposisi tanah dan batuan di bawahnya. Sebagai contoh, di wilayah seperti Cornwall di Inggris (yang mengandung granit sebagai substrata), gas radon merupakan masalah utama, dan bangunan harus memiliki ventilasi aktif dengan kipas untuk menurunkan konsentrasi gas radon. United States Environmental Protection Agency (EPA) memperkirakan satu dari 15 rumah di AS memiliki tingkat radon lebih tinggi dari tingkat rekomendasi 4 picocurie per liter (pCi/l) (148 Bq/m³).

Asbestos
Asbestos dapat menyebabkan berbagai penyakit paru paru, termasuk kanker paru. Merokok tembakau dan asbestos memberikan efek sinergis dalam pembentukan kanker paru paru. Asbestos juga dapat menyebabkan kanker pada pleura, yang disebut mesotelioma (yang berbeda dari kanker paru paru).

Polusi udara
Polusi udara di luar rumah hanya memberikan efek yang kecil dalam meningkatkan risiko kanker paru. partikulat (PM2.5) halus dan aerosol sulfat, yang berasal dari pelepasan asap kendaraan bermotor di jalanan, diasosiasikan agak meningkatkan risiko. Untuk nitrogen dioksida, kenaikan bertahan hingga 10 bagian per miliar meningkatkan risiko kanker paru hingga 14%. Polusi udara luar diperkirakan bertanggung jawab terhadap 1–2% kejadian kanker paru.

Bukti tentatif mendukung adanya kenaikan risiko kanker paru dari polusi dalam ruang yang berhubungan dengan pembakaran kayu, batubara, residu bahan bakar kotoran dan sisa sampah yang dipakai untuk memasak dan pemanas ruang. Wanita yang terpapar asap pembakaran batubara memiliki risiko dua kali lebih tinggi dan sejumlah produk sampingan dari pembakaran tanaman organik diketahui atau dicurigai bersifat karsinogen. Risiko ini memengaruhi kurang lebih 2.4 miliar orang di seluruh dunia, dan dipercaya menyebabkan 1.5% kematian karena kanker paru.

Genetika
Diperkirakan bahwa 8 hingga 14% dari kanker paru disebabkan oleh faktor diturunkan. Pada orang dengan saudara yang terkena kanker paru, risiko meningkat hingga 2.4 kali. Hal ini disebabkan oleh adanya kombinasi gen.

Penyebab lain

Sejumlah zat, pekerjaan, dan paparan lingkungan lain juga dihubungkan dengan kanker paru. Badan Penelitian Kanker Internasional (IARC) menyatakan ada "bukti yang cukup" untuk menunjukan bahwa sejumlah hal berikut karsinogenik untuk paru paru.
  • Sejumlah jenis logam (produk aluminium, kadmium dan senyawa kadmium, senyawa kromium(VI), berilium dan senyawa berilium, peleburan besi dan baja, senyawa nikel, arsenik dan senyawa arsenik inorganik, tambang hematit bawah tanah)
  • Sejumlah produk pembakaran (pembakaran tidak sempurna), arang batu (emisi dalam ruangan dari pembakaran arang batu rumah tangga), gasifikasi batu bara, aspal, produk kokas, jelaga, gas buang mesin disel)
  • Radiasi ionisasi (radiasi sinar-X, radon-222 dan produk peluruhannya, radiasi gamma, plutonium)
  • Sejumlah gas beracun (metil eter (kadar teknis), Bis-(klorometil) eter, sulfur mustard, MOPP (campuran vinkristina-prednison-nitrogen mustard-procarbazin), uap pengecatan)
  • Produk karet dan kristalin debu silika
Itulah informasi tentang penyebab kanker paru paru yang dapat kami sampaikan. Semoga dengan mengetahui hal tersebut menjadi sebuah insvirasi anda untuk lebih meningkatkan lagi dalam menjaga kelangsungan kesehatan hidup anda. Semoga bermanfaat

Rekomendasi: obat kanker paru paru
Beli Lebih Banyak Harga Lebih Murah Klik > Dapatkan Disini !!!